Showing posts with label Traditional. Show all posts
Showing posts with label Traditional. Show all posts

Cilok

Thursday, May 18, 2017

Aci dicolok...??
Ngidam cilok sejak semalam....
Pagi2 bikin..dan seharian ini gak makan nasi...nyilok doang...
Enaaak ternyata...





Bahan :
200 gr tepung sagu tani
200 gr tepung terigu protein sedang
2 siung bawang putih dihaluskan
1 sdt garam
1 sdt kaldu bubuk (opsional)
1/4 merica bubuk
gula pasir secukupnya
400 ml kaldu udang
daun bawang diiris halus

Cara membuat :
Campur tepung sagu dan terigu, tambahkan daun bawang aduk hingga rata. Sisihkan.
Masak hingga mendidih air kaldu, bawang putiih halus, garam, kaldu bubuk, merica bubuk dan sedikit gula pasir.
Panas-panas tuangkan air rebusan tadi ke dalam campuran tepung secara bertahap sambil diaduk rata menggunakan sendok kayu.
Air bisa dihentikan jika dirasa adonan sudah kalis dan bisa dipulung.
Biarkan sampai agak hangat,
Sambil merebus air dan menunggu hingga mendidih, ambil sedikit adonan bulatkan sebesar bakso, lakukan hingga adonan habis.
Masukkan cilok ke dalam air mendidih, rebus hingga mengambang di permukaan air. Biarkan 10-15 menit. Angkat.
Kemudian kukus cilok hingga empuk dan matang.


Kue Pukis

Wednesday, November 16, 2016



Please...
Abaikan bentuknya yang bundar dan gosong bawahnya...
Percayalah...rasanya sudah benar ini kue Pukis....menul-menul empuk...manisnya pas....
Bentuknya aja yang nggak bener... :)


Bahan:
250 gram terigu protein tinggi
150 gram gula pasir
3 butir telur
1 sdt emulsifier
1/2 sdt essence vanilla
1/4 sdt garam
1 sdt ragi instan
350 ml santan sedang kentalnya
1  sdt pasta pandan
65 gram margarin, lelehkan, dinginkan
50 ml susu kental manis putih

Cara membuat:
1. Ayak terigu, campur dengan ragi instant. Sisihkan.
2. Campur santan dengan pasta pandan. Sisihkan.
3. Kocok telur, gula pasir, emulsifier dan garam hingga kental & kaku.Masukkan essence vanilla. Kocok rata.
4. Turunkan kecepatan mixer hingga kecepatan paling rendah (speed 1), masukkan 1/3 bagian terigu dan kocok rata sebentar. Masukkan 1/2 bagian santan. Kocok rata lagi. Begitu berselang seling terigu dan santan dan akhiri dengan terigu. Matikan mixer.
5. Masukkan margarin cair sedikit demi sedikit. Aduk rata dengan spatula.
6. Terakhir masukkan susu kental manis. Aduk rata dengan spatula.
7. Diamkan selama 20-30 menit.
8. Panaskan cetakan kue pukis yang telah dioles minyak/margarin dengan api sedang. Setelah panas, kecilkan api (pakai api keciiil aja).
9. Tuang adonan setinggi 3/4 tinggi cetakan. Tutup sebentar biarkan setengah matang, taburi topping selagi permukaan masih agak cair tengahnya. Tutup kembali dan masak sampai matang dan permukaan kering.
10. Angkat dan keluarkan dari cetakan. Panas-panas oles/semir permukaan kedua sisi kulit pukis dengan margarin. Tujuannya agar kulit pukis tidak kering dan mengeras setelah dingin. Sajikan.
Sisanya bisa disimpan di kulkas dalam wadah kedap udara.


Kue Lumpur Pumpkin

Wednesday, October 12, 2016

 


 
Bahan:
100 gram pumpkin kukus, haluskan
125 ml air
40 gram margarin
75 gram terigu protein sedang
50 gram gula pasir
1/4 sdt garam
3 butir telur
1/2 sdt vanili
200 ml santan, masak dengan daun pandan hingga mulai mendidih, dinginkan (agar kue tidak cepat basi)
Kismis untuk topping

Cara membuat:
1. Panaskan air, margarin, garam hingga mendidih. Masukkan terigu. Aduk rata hingga kalis dan tidak menempel di panci. Masukkan gula pasir dan vanilli. Aduk rata.
2. Pindahkan adonan terigu ke wadah yang besar. Masukkan kentang halus. Campur rata. Biarkan agak dingin.
3. Tambahkan telur satu persatu sambil dikocok rata (bisa menggunakan mixer kecepatan rendah atau hand whisk) hingga semua telur habis.
4. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil dikocok rata dengan mixer atau hand whisk.
5. Panaskan cetakan kue lumpur. Tuang adonan ke dalam cetakan. Tutup sebentar hingga adonan setengah matang. Beri kismis. Tutup kembali dan masak hingga kue matang dan permukaan kue sudah tidak lengket/basah lagi. Angkat dan siap dihidangkan

Note:
Pumpkin bisa diganti dengan umbi2an lainnya seperti kentang atau ubi jalar.



Lepet Jagung

Tuesday, March 10, 2015

Katanya sih makanan ini berasal dari Jawa Timur....tapi nggak tau juga yaa...soalnya ini juga baru pertama kali makan dan baru pertama kalinya bikin....hehehe....gara-gara liat di kulkas ada 2 buah jagung nongkrong dengan manisnya.... :)
Rasanya manis (tapi nggak terlalu), legit, dan harum bau jagung plus vanili...mungkin pengaruh dari pembungkusnya klobot jagung....



Bahan:
2 buah jagung disisir lalu di chop kasar (atau mau dihaluskan juga boleh...sesuai selera aja)
1/2 butir kelapa parut (yg agak muda)
2 sdm santan kental
2 sdm gula pasir (sesuai selera)
1 sdt garam
1 sdm maizena
1 sdt vanili bubuk

Cara membuat:
Campur semua bahan menjadi satu hingga rata, lalu bungkus dengan kulit jagung yang sudah dicuci bersih.
Kukus selama 15 menit hingga matang. Sajikan hangat.

Selamat mencoba...




Otak otak Tenggiri

Wednesday, March 04, 2015

Lagi punya stock ikan tenggiri di freezer....dan pengen banget makan otak-otak....
Ternyata waktu buat ngicip digoreng dikit, guriih banget rasanya...
Kapan-kapan pengen bikin yang versi goreng jadi pempek adaan...hehehe...



Bahan :
300 gram ikan tenggiri segar dihaluskan
50 gram tepung tapioka
1 butir putih telur
3 sdm santan kental
Daun bawang dicincang secukupnya

Bumbu :
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih
1 sendok teh garam ( sesuai selera )
1 sendok teh gula pasir
merica secukupnya

Cara Membuat :
Ikan tenggiri yang sudah halus, campur dengan putih telur, santan dan bumbu halus. Uleni dengan food processor sampai lembut dan jadi adonan pasta ikan yang lembut. Setelah pasta ikan siap..campur dengan tepung tapioka,  uleni dengan tangan sampai rata dan kalis. Jika ingin tes rasa dulu sudah gurih atau belum, ambil sedikit adonan, lalu goreng sebentar, lalu cicipi..jika sudah pas rasanya..baru di bungkus dan di kukus.

Olesi daun pisang dengan minyak, ambil sedikit adonan, taruh di daun , lalu gulung dan semat ujung2nya. Lakukan hingga adonan habis. Kukus selama 20 - 30 menit hingga matang. Bakar di bara api sebentar. Sajikan dengan saus kacang.

50 gram kacang tanah, sangrai
4 buah cabai merah
1 siung bawang putih
1 sendok teh garam
1 sendok makan gula pasir
Jeruk limau atau jeruk nipis secukupnya
Kecap secukupnya

Cara membuat saus :
Haluskan kacang dengan cara di blender kering
Haluskan cabai merah dan bawang putih, tambahkan garam dan gula, serta kacang serta  tuangi air panas secukupnya. Aduk rata. Kucuri jeruk limau dan kecap manis..sesuai selera. Sajikan.



Lemet

Monday, February 23, 2015

Kue tradisional ini mudah membuatnya...perpaduan singkong dan kelapa parut serta legitnya gula merah....kalo ada nangka yang matang bisa ditambahkan...membuatnya semakin harum...
Dan yang pasti mengingatkanku pada masa kecil dulu sering banget dibuatkan oleh almh ibu kalo sedang panen singkong di kebun...
Love you ibu.....






Bahan :
500 gram singkong parut
1/2 buah kelapa parut
Gula merah secukupnya (disisir)
Gula pasir dan garam secukupnya
Vanili bubuk secukupnya

Daun pisang untuk membungkus


Cara membuat :
Campur semua bahan hingga rata, koreksi rasanya.
Bungkus dengan daun pisang, lalu kukus hingga matang....
Sajikan hangat bersama kopi atau teh panas...






Lumpia Ayam

Lumpia ini sebenarnya bisa diisi apa saja, tergantung apa yang ada di dalam kulkas...
Bisa diisi wortel, taoge, kol atau rebung kalo ada...jika tak ada ayam, daging giling atau udang juga bisa...
Pokoknya sesuka-sukanya sajalah.... :)



Bahan :
1 potong dada ayam, potong dadu kecil-kecil
2 buah wortel potong bentuk korek api
2 lembar daun bawang dan seledri
Taoge/irisan kol/rebung secukupnya

Bumbu halus :
1 sdt merica
3 butir bawang putih

Bumbu pelengkap :
1 sdm kecap manis
1 sdm minyak wijen
gula
garam

10 lembar kulit lumpia

Cara Membuat :
Tumis  bumbu halus hingga harum, masukkan potongan ayam, aduk hingga berubah warna.
Masukkan kecap, minyak wijen, gula dan garam.
Kemudian masukkan wortel, aduk rata hingga wortel matang. Terakhir masukkan taoge dan potongan daun bawang dan seledri serta taoge.
Koreksi rasanya. Angkat dan biarkan dingin.

Ambil 1 kulit lumpia, beri 1 sdm isian ayam lalu lipat. Siap digoreng dengan minyak banyak sampai kuning kecoklatan.

Sajikan dengan sambal bangkok.

Pempek Palembang

Monday, February 02, 2015

Biasanya sih kalau lagi pengen makan pempek, saya lebih suka memesan langsung ke Palembang...rasanya mantep....pempeknya lembut, kuah cukonya pun mantep.
Tapi sejak tinggal di Doha bingung gimana cara memenuhi keinginan makan pempek yang enak. Karena kalaupun beli disini biasanya kurang puas dengan rasa dan teksturnya yang alot :(

Untungnya di Doha ikan tenggiri itu bukan barang mahal....jadi ketika ada stock ikan di kulkas, langsung mencoba memberanikan diri bikin pempek....
Dan hasilnya...sungguh memuaskan...pempeknya lembut....dan bisa disimpan di freezer, kapanpun kepengen makan pempek tinggal nggoreng.... :)




Bahan Biang :
125 gram tepung terigu protein sedang
250 ml air
1 siung bawang putih yang besar, haluskan
2 - 3 sendok teh garam ( sesuai selera )
1 / 4 sendok teh penyedap rasa
1 sendok teh gula pasir 
2 butir telur
Bahan Utama :
300 gram ikan tenggiri halus
200 gram tepung sagu / tapioka
Telur untuk isian
Cara Membuat :
Didihkan air dan semua bumbu untuk bahan biang. Masukkan terigu sambil di aduk hingga rata. Dinginkan.
Uleni adonan biang dengan ikan tenggiri, dan telur hingga halus dan lembut.
Setelah itu, masukkan tepung sagu, aduk rata, tidak perlu diuleni kuat2 secukupnya saja..supaya tidak keras empek2nya. Adonan siap di bentuk.
Didihkan air di panci yang besar. Ambil adonan empek2..bentuk sesukanya...bisa dibuat lenjer, keriting atau bulat-bulat, atau diisi dengan telur menjadi pempek kapal selam. Masukkan ke air mendidih..rebus sampai matang.
Goreng empek2 saat akan di sajikan. Lengkapi dengan ketimun dan kuah cukonya. 



Kuah Cuko 

Bahan :
500 ml air
250 gram gula merah
2 sendok  makan air asam Jawa kental ( dari 50 gram asam yang di lumatkan dengan sedikit air )
Bumbu halus :
8 siung bawang putih
5 buah cabai rawit merah ( bisa di pisah cabenya jika mau sekalian buat anak bikin kuah cukonya )
1/2 sendok makan garam
2 sendok makan ebi yang sudah di sangrai, haluskan. ( yang ini harus pakai ya..soalnya yang bikin kuahnya enak ya ini kuncinya..^^..kalau tanpa ini..kuah empek2nya terasa hambar..^^ )
Cara membuat Saus :
Rebus air dan gula merah. Saring.
Rebus kembali dan masukan bumbu halus dan ebi.
Aduk sampai mendidih.
Jika mau buat sekalian , sisa saus bisa di simpan dalam botol dan di taruh di kulkas.

Combro

Wednesday, January 21, 2015


Gara-gara ada seorang teman ngomongin combro di Facebook, kok tiba-tiba jadi pengen banget makan combro, padahal belum pernah bikin sama sekali...
Kebetulan ada singkong segar di freezer, kenapa nggak dicoba membuat combro....
Tapi berhubung di Doha nggak ada yang jual oncom, maka digantilah dengan tempe....jadi namanya harusnya bukan combro...melainkan tembro....#halah

Bahan kulit:

500 gr singkong parut (peras dan buang airnya)
50 gr kentang (parut)
50 gr kelapa parut

Bumbu:
1 sdt ketumbar
1 sdt garam
1 sdt gula
3 lembar daun bawang diiris halus

Bahan isi:
100 gr tempe (digoreng sebentar supaya hilang bau langunya) lalu digerus kasar.

Bumbu dihaluskan:
5 cabe besar (bisa ditambahkan rawit kalau suka pedas)
4 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1 ruas kencur
1 sdm kecap manis
garam
gula

Cara membuat:

Campur semua bahan kulit hingga rata, sisihkan.
Tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan gula, garam, kecap, koreksi rasanya.
Kemudian masukkan tempe yang sudah dugerus kasar, aduk hingga rata dan bumbu terserap sempurna.
Ambil adonan singkong secukupnya, lalu beri isi dan bentuk bulat. Goreng ke dalam minyak panas hingga matang.
Siap dihidangkan.

#Tips:
Untuk mendapatkan combro yang tetap empuk walaupun sudah dingin, adonan singkong dicampur dengan parutan kentang, dan pada saat menggureng gunakan api sedang, jangan terlalu panas karena menyebakan combro pecah.




Try another taste.... Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino